
Membahas tentang perbedaan jaringan lokal dan jaringan luas untuk memahami cakupan, fungsi, dan hubungan antar perangkat maupun antar lokasi yang berbeda.
LAN biasanya mencakup rumah, kantor, sekolah, atau gedung. Ethernet dan Wi-Fi menjadi media umum, switch menghubungkan perangkat kabel, access point melayani perangkat nirkabel, dan router menjadi jalur menuju jaringan lain. Switch meneruskan frame berdasarkan alamat MAC dan memungkinkan komunikasi lokal tanpa setiap aliran harus melewati router.
Ethernet dan Wi-Fi adalah dua teknologi yang umum dipakai dalam LAN. Switch menghubungkan perangkat kabel, access point melayani perangkat nirkabel, dan router menjadi jalur menuju jaringan lain. Karena berada dalam lingkungan yang relatif terkendali, LAN dapat dirancang untuk transfer lokal berkecepatan tinggi.
Switch Ethernet meneruskan frame berdasarkan alamat MAC di dalam jaringan lokal. Ia memungkinkan banyak perangkat berkomunikasi tanpa setiap aliran harus melewati router. Router baru diperlukan ketika lalu lintas perlu berpindah ke subnet atau jaringan yang berbeda.
WAN menghubungkan lokasi melalui jaringan operator, internet, leased line, VPN, atau teknologi lain. Internet sendiri terbentuk dari banyak jaringan yang saling terhubung, sementara organisasi dapat membangun WAN privat untuk menghubungkan kantor. Transfer lokal di LAN dapat tetap cepat ketika koneksi WAN atau internet sedang lambat karena jalurnya berbeda.
WAN dapat memanfaatkan jaringan operator, koneksi internet, leased line, VPN, atau teknologi lain untuk menghubungkan lokasi yang berjauhan. Internet sendiri dapat dilihat sebagai jaringan global yang terbentuk dari banyak jaringan yang saling terhubung, meskipun istilah WAN juga digunakan untuk jaringan privat milik organisasi.
Organisasi dapat menggabungkan fiber, broadband, seluler, atau koneksi operator lain sebagai jalur utama dan cadangan. Teknologi SD-WAN dapat membantu memilih jalur berdasarkan kebijakan dan kondisi, tetapi konsep dasarnya tetap sama: menghubungkan lokasi yang berbeda melalui infrastruktur yang tidak seluruhnya berada dalam LAN lokal.
VLAN memungkinkan satu infrastruktur switch dipisahkan menjadi beberapa broadcast domain. Perangkat pada VLAN berbeda memerlukan routing untuk berkomunikasi. VPN dapat membentuk tunnel terenkripsi antar lokasi atau antara pengguna dan jaringan tertentu. Segmentasi membantu mengatur keamanan, broadcast, dan kebijakan tanpa harus menyediakan perangkat fisik terpisah untuk setiap kelompok.
VLAN memungkinkan satu infrastruktur switch dipisahkan menjadi beberapa broadcast domain. Perangkat pada VLAN berbeda memerlukan routing untuk saling berkomunikasi. Konsep ini banyak digunakan untuk memisahkan pengguna, server, tamu, perangkat IoT, atau fungsi organisasi tanpa menyediakan switch fisik terpisah untuk setiap kelompok.
Site-to-site VPN membuat tunnel terenkripsi antara lokasi yang berbeda melalui internet, sedangkan remote-access VPN menghubungkan pengguna individual ke jaringan tertentu. VPN bukan pengganti WAN dalam semua situasi, tetapi menjadi salah satu cara umum membangun koneksi aman antar lokasi.
Jaringan kecil mungkin cukup dengan satu router, sedangkan organisasi dapat membutuhkan beberapa switch, access point, jalur WAN, firewall, dan koneksi cadangan. Redundansi meningkatkan ketahanan tetapi juga menambah biaya serta kompleksitas. Desain sebaiknya menyesuaikan jumlah perangkat, jenis aplikasi, toleransi downtime, kebutuhan keamanan, dan dampak ketika satu jalur gagal.
Jumlah perangkat, jarak, kebutuhan keamanan, toleransi gangguan, dan jenis aplikasi menentukan desain yang tepat. Rumah sederhana mungkin cukup dengan satu router, sedangkan kantor dengan beberapa lokasi dapat membutuhkan segmentasi LAN, beberapa access point, VPN, dan jalur WAN cadangan.
Jaringan yang membutuhkan ketersediaan tinggi dapat memakai jalur ISP cadangan, beberapa switch, link redundant, atau perangkat gateway berpasangan. Redundansi menambah biaya dan kompleksitas, sehingga tingkatnya perlu disesuaikan dengan dampak bisnis ketika koneksi gagal.

Buka pembahasan terkait untuk memahami konsep, cara kerja, dan konteks penggunaannya lebih dalam.

Buka pembahasan terkait untuk memahami konsep, cara kerja, dan konteks penggunaannya lebih dalam.

Buka pembahasan terkait untuk memahami konsep, cara kerja, dan konteks penggunaannya lebih dalam.

Buka pembahasan terkait untuk memahami konsep, cara kerja, dan konteks penggunaannya lebih dalam.